Alasan saya menulis hal ‘sepele’ ini
adalah karena sampai saat ini, saya masih saja sering mendapat
pertanyaan tentangnya, baik melalui komentar ataupun bertanya langsung
melalui email atau facebook.Bahkan ada beberapa pembaca yang ‘protes’
mengapa saya memasang lebih dari 3 unit iklan di blog PortalUang ini
atau pun di blog milik saya lainnya.
Dan inilah penjelasannya. Sebagai publisher Google Adsense, Anda boleh memasang pada satu halaman maksimal:
- 3 unit ikan Adsense for content (teks, image, rich media)
- 3 unit iklan tautan (text link – horizontal / vertikal)
- 2 unit kotak penelusuran Adsense (Google custom search)
Nah, berarti jelas bahwa saya tidak melanggar TOS Adsense bukan?
Tapi, rupanya beberapa pembaca
PortalUang ada pula yang lebih jeli lagi. Setelah mereka bertanya dan
sudah saya jawab, mereka tetap ‘protes’ karena di beberapa halaman,
seperti pada artikel ‘Memilih Niche Terbaik’, mereka menemukan 1 lagi
unit iklan di tengah-tengah artikel (unit 160×600, di sebelah kanan, sedikit di atas bagian sub judul ‘kesimpulan akhir’).
Katanya maksimal 3 unit Adsense for content, kok ada 4? 1 di bawah judul posting, 1 di sidebar, 1 di bawah artikel, dan ada 1 lagi di tengah. Jadi semuanya 4. Gimana ini?
Oke, saya jelaskan. Itu bukan iklan Google Adsense, itu adalah unit iklan dari Geniee.
Tapi, karena Geniee juga terhubung dengan jaringan periklanan yang
diotorisasi oleh Adsense, maka seringkali iklan yang muncul adalah iklan
dari jaringan Google juga.
Ini juga sekaligus membuktikan bahwa Adsense bisa disandingkan dengan iklan PPC lainnya, yang menurut beberapa orang itu tidak boleh.
Sebagai tambahan, selain pada halaman web, Anda tidak diperkenankan memasang iklan Adsense, seperti pada email atau newsletter. Kode Adsense juga tidak boleh dipasang pada software aplikasi, tools browser, ekstensi dan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar