Artinya, anda akan melakukan optimasi di dalam website anda sendiri.
Optimasi on-page bertujuan agar mesin pencari mengetahui apakah website anda memang relevan/sesuai dengan apa yang dicari oleh user. Dan benar-benar yang memiliki kualitas terbaik.
Oleh karena itu, kuncinya 2 hal: relevan, kualitas.
Tanpa memenuhi keduanya, mustahil bisa mendapatkan peringkat 1 di mesin pencari.
Dalam artikel ini, kita akan mempelajari di bagian-bagian mana saja dalam website anda harus menerapkan optimasi on-page serta bagaimana melakukan optimasinya.
Konsep on-page SEO
Dalam SEO, konsep optimasi on-page adalah hal UTAMA yang harus anda pahami.Masih ada kategori optimasi lain selain on-page (off-page, dibahas dalam bab selanjutnya), tapi tanpa menerapkan optimasi on page maka akan percuma anda melakukan strategi lainnya.
Inti dari on-page SEO sederhana…
…anda akan mengoptimasi website supaya:
- Bermanfaat tinggi bagi pengunjung
- Memudahkan pengunjung dalam melakukan eksplorasi
- Pengunjung merasa betah di dalamnya
- Mesin pencari mengerti struktur website anda
" kenapa sih,, saya kan optimasi ke mesin pencari, kok malah fokus ke pengunjung sih?"
Ini dia jawabannya :
Mesin pencari bisa mengetahui apakah pengunjung puas atau tidak dengan halaman yang mereka kunjungi.
Bayangkan kalau anda mencari sesuatu di Google, kemudian masuk ke salah satu website. Ternyata isinya tidak memuaskan. Kemungkinan besar setelah sekian detik anda akan klik tombol ‘back’ untuk mencari website lain. Ya kan?
Karena Google tentunya ingin menampilkan website-website yang memuaskan pengguna, maka website anda harus memuaskan pengunjung.
Caranya ini :
Komponen Halaman Website yang Optimal
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna website. Kita akan bahas satu per satu dari setiap kategori berikut:- Konten
- Keyword
- Judul
- URL
- Meta description
- Media gambar
- Outbound link
- Internal link
- Social sharing
- Kecepatan website
1. Konten dengan kualitas terbaik
Kalau anda perhatikan, konten adalah komponen utama dalam halaman website. Artinya, konten memegang peranan terbesar dalam optimasi on-page.Mustahil mendapatkan peringkat 1 tanpa punya konten berkualitas.
…tapi, apa itu konten berkualitas?
Inilah ciri-cirinya:
- Memberikan manfaat maksimum bagi pengunjung
- Lebih menonjol dibandingkan konten lain yang sejenis
- Disimak dalam waktu panjang oleh pengunjung
- Membangkitkan perasaan (kagum, terhibur, bahagia, dll.)
- Menyelesaikan permasalahan pengunjung
Kalau anda ingin mendapatkan peringkat 1 di mesin pencari dalam durasi yang lama, maka konten anda sebaiknya memenuhi kelima hal itu.
Tanpa terkecuali.
Perlu anda ketahui juga kalau Google secara terang-terangan menyatakan bahwa mereka menentang konten yang:
- Kurus (thin), dengan kata lain tidak berbobot
- Tidak memberikan nilai tambah bagi pembaca
- Tidak original
- Membuat pembaca frustrasi (karena kualitasnya rendah)
Parahnya, konten seperti itu beresiko penalti!
Google dan mesin pencari lain secara aktif memperbaharui algoritma-nya. Semakin ke depan, mereka akan semakin memahami kualitas dari sebuah konten.
Maka, berhati-hatilah dalam menerbitkan konten bagi website anda.
Untuk membantu anda dalam menciptakan konten yang baik, silahkan baca beberapa panduan berikut ini:
- 6 elemen pemicu popularitas konten
- Metode “KTP” untuk membuat konten berbobot
- Panduan penulisan artikel
jangan khawatir aku gak bohong kok... hehe...
iya sabar yaa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar